Assalam........
indozonehealth
Berpikir secara negatif jika tak segera dihalau dapat membuat seseorang semakin terpuruk ke dalam lubang depresi. Untuk menanggulanginya, tentunya melakukan berbagai hal yang bersifat aktualisasi diri tentu bisa jadi jawaban, Namun apa artinya berbuat hal yang positif jika di dalam hari tidak ada perasaan dan pola pikir yang positif pula?
Dengan berpikir lebih (+) Positif, kita dapat menyikapi permasalahan, yang
tak pernah kita duga datangnya dan kadarnya, dengan lebih baik dan
positif.
1. Jangan terlalu banyak 'menafsirkan'
Memang, setiap situasi membuat kita banyak berinterpretasi.
Hal ini terutama dialami oleh kepribadian yang segala sesuatunya dipikir berlebihan, atau 'overthinking.'
Maka cobalah untuk tidak berfikir berlebihan akan suatu hal.
2. Jangan cepat mengambil kesimpulan
Jika kita melihat tabrakan kecil antara dua mobil kebanyakan orang akan mencari siapa yang salah.
Kenyataannya adalah kita sering tidak benar-benar tahu latar belakang dari kecelakaan tersebut, dan cenderung menghakimi.
Padahal banyak aspek mengapa kecelakaan terjadi dan sebagian besar adalah faktor non-teknis. Jadi, tetaplah untuk bersikap netral atau mempertimbangkan kemungkinan lain.
3. Membentuk perspektif positif
Cobalah berpikir lebih terukur dan akurat dengan cara membentuk perspektif positif. Sehingga paling tidak, hal ini dapat membuat kamu dapat merasa sedikit lebih baik.
4. Mengurangi pemikiran ekstrem
Mulai saat ini, lihatlah segala sesuatu dari sisi kemanusiaan, karena sisi kemanusiaan adalah hal yang membuat kamu selalu berpikir positif.
Seperti jika kamu melihat seseorang berjilbab memberi makan anjing, mungkin hal tersebut kontroversial dari sisi agama, namun lihat dari sisi kemanusiaan di mana tak akan ada anjing yang mati kelaparan. Tentu Kebaikan ini juga akan diapresiasi oleh sisi keagamaan
5. Tetapkan tujuan yang realistis
Selalu pastikan bahwa permasalahan kamu mendapat pemecahan yang realistis untuk dilakukan.
Sebuah masalah besar mungkin perlu beberapa pemikiran dan kepala dari banyak orang terdekat kamu, yang bertugas untuk memecah masalah tersebut menjadi tahapan yang lebih kecil.
Pastikan tiap tahap secara realistis dapat dilakukan.
#copypaste #good #insta #goodvibes #other
1. Jangan terlalu banyak 'menafsirkan'
Memang, setiap situasi membuat kita banyak berinterpretasi.
Hal ini terutama dialami oleh kepribadian yang segala sesuatunya dipikir berlebihan, atau 'overthinking.'
Maka cobalah untuk tidak berfikir berlebihan akan suatu hal.
2. Jangan cepat mengambil kesimpulan
Jika kita melihat tabrakan kecil antara dua mobil kebanyakan orang akan mencari siapa yang salah.
Kenyataannya adalah kita sering tidak benar-benar tahu latar belakang dari kecelakaan tersebut, dan cenderung menghakimi.
Padahal banyak aspek mengapa kecelakaan terjadi dan sebagian besar adalah faktor non-teknis. Jadi, tetaplah untuk bersikap netral atau mempertimbangkan kemungkinan lain.
3. Membentuk perspektif positif
Cobalah berpikir lebih terukur dan akurat dengan cara membentuk perspektif positif. Sehingga paling tidak, hal ini dapat membuat kamu dapat merasa sedikit lebih baik.
4. Mengurangi pemikiran ekstrem
Mulai saat ini, lihatlah segala sesuatu dari sisi kemanusiaan, karena sisi kemanusiaan adalah hal yang membuat kamu selalu berpikir positif.
Seperti jika kamu melihat seseorang berjilbab memberi makan anjing, mungkin hal tersebut kontroversial dari sisi agama, namun lihat dari sisi kemanusiaan di mana tak akan ada anjing yang mati kelaparan. Tentu Kebaikan ini juga akan diapresiasi oleh sisi keagamaan
5. Tetapkan tujuan yang realistis
Selalu pastikan bahwa permasalahan kamu mendapat pemecahan yang realistis untuk dilakukan.
Sebuah masalah besar mungkin perlu beberapa pemikiran dan kepala dari banyak orang terdekat kamu, yang bertugas untuk memecah masalah tersebut menjadi tahapan yang lebih kecil.
Pastikan tiap tahap secara realistis dapat dilakukan.
#copypaste #good #insta #goodvibes #other
SEKIAN
MAACIW :D
MAACIW :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar